baru-baru ini aq merasakan betapa tidak enaknya ‘di hianati hati sendiri’.
contohnya: hatiku mengatakan “sepertinya si anu sebel deh sama km” lalu pikiranku mulai memproses pernyataan itu. dan aku mulai mengaitkan semua tindakannya sesuai dengan apa yang hatiku katakan.
karena bukan orang yang tidak terlalu baik, aku pun mulai bersikap menghindarinya, ditambah dengan sedikit sikap menjengkelkan yang sengaja ditunjukkan dengan harapan dia sadar ternyata bukan dia saja yang sebel, me too. pikiran yang aneh sich, wakatte ;p
but, I’m still doing so…..
setelah beberapa waktu beralalu, keadaan tak terduga terjadi. hasil memnyatakan, ternyata dia sama sekali g’ sebel sama aq. itu hanya perasaan ku aja.
nah, bagaimana kalo, yang terjadi sebaliknya?
saat qt merasa ada orang yang ‘menyukai’ kita, dan qt berusaha untuk membalasnya or even bertindak memusuhinya dengan segala cara -karena merasa dia bukan tipe kita- dan TERNYATA semua itu hanya PERASAAN kita saja, lalu bagaimana selanjutnya???
cK said
waduh….ini sulit. kadang itu namanya tidak percaya diri. mendingan kita positif thinking aja. jangan berpikir yang buruk tentang orang lain kecuali orang tersebut sudah berbuat buruk hehe.. ^^