Posted by: Snowie on: November 4, 2008
Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka, tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan
Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Diantara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Kupersembahkan kepadamu
Yang terindah dalam hidupku
Reff
Meskiku rapuh dalam langkah,
Kadang tak setia kepada Mu
Namun cinta dalam jiwa hanyalah pada-Mu
Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintai-Mu
Dalam dada ku harap hanya
Diri Mu yang bertahta
*~~~~~~~~~~~~~888~~~~~~~~~~~~~~~*
November 8, 2008 at 11:37 am
.
.
Mencintai Tuhan? Bukannya absurd