Jam 2 dini hari _ Pariaman
Cerita ini hanya sebuah penggalan momen hidup yang saya jalani. Saya nggak nyangka kalo saya bisa merasa sedamai saat itu. Di luar sedang hujan. Dari arah ventilasi jendela saya bisa merasakan hembusan angin malam bercampur hawa dingin yang dibawa oleh lembabnya hujan. Angin yang berbeda dengan saat di siang hari. Angin yang bila terlalu banyak menyelimuti tubuh akan bikin demam *batuk-batuk*
Hmmmm, benar-benar menghanyutkan suasana. Saat itu saya masih berada di depan layar komputer. baru saja selesai mengerjakan sesuatu untuk besok. Ditemani Always-nya Bon jovi. Gak nyangka eui, setelah sekian lama, dentuman drum dan nada tinggi sebagai pembuka, ditambah suara Bon Jovi yang –menurut saya- berat gemana gitu, duch….. asli hanyut terbawa suasana…
Nggak, ini bukan karena efek begadang, secara sebenarnya saya baru bangun dari tidur sekitar satu jam sebelumnya. jadi keadaan saya segar bugar. Segar bugar di jam 2 dini hari, malam pekat, saat semua orang sudah terlelap dibuai mimpi….
Hujan semakin lebat. Tapi siapa perduli, malahan hanya akan bikin tidur terasa lebih nyenyak dan nyaman…
Ngomong-ngomong, jadi sebenarnya yang bikin kita suka lagu tertentu apa karena selain lyriknya, tapi juga ketepatan suasana saat kita mendengarkannya ya?
atau memang lagu itu kebetulan hadir disaat tertentu dalam hidup kita? jadi dengan kembali mendengar irama lagu tersebut, kita jadi terbawa ke suatu masa yang entah kapan, tapi ada, yang tidak bisa didefinisikan dengan jelas, tapi ia adalah masa lalu.
Seperti yang dibilang oleh para ahli, musik bisa meningkatkan daya ingat, menurut saya, setidaknya mungkin yang seperti ini. Suatu momen yang diiringi irama tertentu dari rangkaian tangga nada, setelah sekian tahun berlalu, saat diputarkan nada yang sama, otak manusia akan segera merecall informasi khusus yang berkaitan dengan lagu itu…
Hmmmmm, menarik….
Menurut pendapat pribadi, ada beberapa hal yang membuat sebuah lagu itu catchy di telinga dan jiwa, serta menjadi melodi dalam hidup sang pendengar.
1. Cerita lagu itu seolah mewakili kisah hidup anda.
1.a Irama dan Lyric lagu mewakili suasana hati sang pendengar itu sendiri.
1.a.1 Patah Hati
misalnya, anda sedang patah hati, abis ditolak cewek atau cowok, lalu tanpa sengaja anada mendengar penyanyi yang mungkin bahkan tidak anda kenali sebelumnya melantunkan lagu patah hati yang sesuai dengan keadaan anda. maka dengan segera anda akan menobatkan lagu itu sebagai lagu terbaik, untuk saat itu setidaknya
1.a.2 jatuh cinta
Atau, anda sedang jatuh cinta, maka Lagu-lagu romantis akan dengan mudah tertangkap radar pendengaran anda, lalu memilih salah satunya sebagai lagu favorite
Tapi, sayangnya yang kayak gini, ada kemungkinan saat sang pecinta lagu patah hati, maka ia akan berbalik membenci lagu itu, setidaknya, menghindari lagu itu. biarpun tetap, saat mendengar lagu itu, ia akan kembali mengingat saat ia jatuh cinta. tapi entah dengan perasaan yang mana. itu sih pribadi kayaknya
2. Lagu tersebut hadir disaat yang tepat dengan salah satu fragmen kehidupan anda tanpa disadari atau disengaja.
misalnya aja, di suatu hari yang biasa, saat anda sedang bercanda bahagia dengan beberapa orang sahabat, ngobrol santai, lalu secara kebetulan acara TV/ radio sedang memutar program Lagu pilihan, atau pemutar musik di Komputer atau yang sejenis memperdengarkan sebuah lagu, dan tiba- tiba salah seorang dari sahabat anda nyeletuk sesuatu tentang lagu itu, sehingga mengalirlah pembahasan tentang lagu itu….
….maka, di suatu masa yang akan datang, anda akan menyukai lagu tersebut saat mendengarnya kembali.
3. Karena orang yang anda sukai mengenalkan lagu itu pada anda
Hahahaha…. begini, misalnya saja, anda sedang menyukai seseorang, lalu orang itu membicarakan sebuah lagu yang menurutnya bagus, atau setidaknya berkomentar “wei, lagu ‘Maha Dewi’nya Padi itu susah kali ya mainin gitarnya” dan kebetulan anda ada disekitarnya, maka tidak lama kemudian, anda akan menyukai lagu tersebut.
atau, saat anda berjalan di pekarangan kampus, ada segerombolan cowok yang sedang membawakan sebuah lagu, yang mana sang gitaris dan vocalis utamanya adalah cowok impian anda. Maka untuk selanjutnya, bisa jadi anda akan menjadikan lagu tersebut sebagai Ringtone anda, atau lagu teratas di pemutar MP3. (Cinta emang gila.
)
penjelasan lain, anda mendengar lagu tersebut sebagai NSP nomornya. Saat anda menelponnya, anda Mendengar lagu “If you’re not the One” nya Daniel Badingfield.
BTW, cowok jenis apa yang milih lagu itu sebagai NSP?
senada dengan yang sebelumnya tapi sedikit berbeda,
4. Seorang mempersembahkan lagu itu untuk anda.
Penjelasannya gampang aja, misal, anda lagi ngambek, lalu orang itu menyanyikan sebuah lagu untuk anda, dan anda tersenyum dibuatnya, maka pastilah, lagu itu akan menjadi bagian hidup anda.
5. Hanya karena menurut sense anda irama lagu tersebut sesuai dengan suasana saat mendengarkannya.
Penjelasannya mungkin bisa mengambil cerita diatas. yah, momenlah yang membuat anda memperhatikan lagu itu. Malam, hujan, Always-Bon Jovi.
Atau Sore kelabu, mendung, It’s Gonna Rain – Bonnie Pink (at least, didengarkan sebagai Ending Song nya Samurai X)
Pagi, Ceria, Norwegian Dance No.2 – Grieg.
Tengah malam, sunyi, How can I not love you – Joy Enriquez
6. lagu itu merupakan Ost otau bagian dari cerita Favorit anda.
Misal, saya sampe sekarang masih suka lagu “don’t Speak”- No Doubt hanya karena salah satu cerpen di sebuah majalah remaja yang saya baca bertahun-tahun yang lalu menyebutkan lagu itu dalam ceritanya.
Konayuki – Ost. 1 LITRE no namida.
How Can I not Love you – Ost. Anna and the King
My heart will go on – Ost. Titanic
Yakushoku no basho e – Ost. Kaleido Star
Just mention it.
***
It’s been raining since you left me
Now I’m drowning in the flood
You see I’ve always been a fighter
But without you I give upNow I can’t sing a love song
Like the way it’s meant to be
Well, I guess I’m not that good anymore
But baby, that’s just meAnd I will love you, baby – Always
And I’ll be there forever and a day – Always
I’ll be there till the stars don’t shine
Till the heavens burst and
The words don’t rhyme
And I know when I die, you’ll be on my mind
And I’ll love you – Always***
BTW, kok jadi merasa sedih ya? apa karena liriknya?
I become wondering, have I lost something?
Lumiere said
ditambahin mbak…
krn (kebetulan) lagu itu menggambarkan mozaik atau facet kehidupan kita…
*dengerin Waktu-nya Bondan, sambil manggut2 bersemangat*
Snowie said
Benar sekali. Terima kasih tambahannya
BTW, lagi denger Bondan yang judulnya apa?
Lumiere said
waktu…
gak terkenal sih kayaknya, tp aku suka, ya krn itu tadi
Snowie said
*google*
*dapet*
Yeah.. speakin’ about the time.. ough..
Ini kan?
Ando-kun said
Kadang kala aku suka lagu tertentu cuma karena suka aja tuh.
Contohnya aja hampir semua lagu Tokyo Jihen aku suka, padahal nggak ada hubungan apa2 sama alasan diatas. Cuma karena aku suka Jazz-rock makanya aku suka lagu mereka.
Pernah juga aku dengar lagu russia dan sambanya portugis, lirik nggak ngerti tapi enak aja didengar dan cocok dikuping.
BTW, kalau suka lagu krn seseorang lalu suatu saat berbalik benci pd seseorang tsb, apa nggak jd muak sama lagu yg bersangkutan?
Lumiere said
@ mbak-nya
ho oh mbak, yg itu… *berbinar2*
googling dulu? aduh, berarti emg gak terkenal yah?
biasanya kalo lg down sambil bercermin, saya nyanyi bagian ini Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi.. dan yakinlah kan kau raih.. Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih.. hmmmm…. (malah curhat…
)
Lumiere said
@ mbak-nya
ho oh mbak, yg itu… *berbinar2*
googling dulu? aduh, berarti emg gak terkenal yah?
biasanya kalo lg down sambil bercermin, saya nyanyi bagian ini
hmmmm…. (malah curhat…
)
Catshade said
Kalau unsur-unsur intrinsik musiknya diisolasi, nada-nada minor dan tempo yang lambat nan stabil itu membangkitkan mood negatif… sementar nada-nada mayor serta tempo yang cepat dan berubah-ubah itu memunculkan mood positif.
Snowie said
:: Ando-kun
Yah, mungkin itu alasannya
Anda suka Tokyo Jihen karena anda menyukai jenis musik Jass-rock.
IMHO, yang di atas itu tentu saja nggak mewakili seluruhnya. Hanya mewakili beberapa alasan saja, dan itu pandangan Pribadi lho, dan lingkungan yang saya teliti juga d sekitaran saya juga
Saya sakin masih banyak alasan lain orang-orang menyukai sebuah musik atau lagu, dan yang di atas itu beberapa di antaranya
sejauh yang saya ketahui, musik itu universal. Maksud musik di sini (menurut saya) adalah gelombang suara dengan frekwensi tertentu sehingga menghasilkan suara yang enak didengar telinga.
….jadi mau berasal dari negara manapun atau alat apapun, asalkan frekwensi-frekwensi tersebut saling berkolaborasi satu sama lain dan menghasilkan suara yang disukai sang pendengar, maka jadilah ia.
Lirik yang enak didengar, IMHO, paling karena sang vocalis menyanyikannya dengan sempurna dan dari hati atau memang suara sang vocalis bagus
nggak musti gitu juga sih walaupun tidak menutup kemungkinan untuk itu. tergantung jiwa pribadi orang tersebut.
juga tergantung musiknya juga. Misalnya anda mendengar salah satu lagu Tokyo Jihen dari seseorang yang awalnya anda sukai, maka, anda yang memang pada dasarnya suka mereka jadi makin suka sama lagu tersebut dan kalo awalnya hanya sekedar suka, maka bisa sedikit meningkat perasaannya.
tapi, kalopun anda berbalik membenci orang tersebut, itu nggak akan otomatis membuat anda juga membenci Tokyo Jihen, karena itu sesuatu yang berbeda, paling saat mendengar lagu yang ada kaitannya dengan orang yang dulunya anda cintai itu, anda akan merasakan sesuatu yang berbeda. IMHO sih…
Snowie said
:: Lumiere
saya cuma tau beberapa lagu Bondan
itupun kebetulan denger di angkot atau pas di tempat-tempat yang kebetulan mutar lagu merekaJadi nggak yakin juga lirik apa dengan judul yang mana. Maaf ya… u_u
Ah gak papa. Saat perasaan tercurahkan, maka beban di hati akan berkurang
_________________
:: Catshade
Mungkin itu ya, kenapa kadang saat mendengar irama musik tertentu kita bisa merasa sedih, ataupun senang. tergantung komposisi dari musik tersebut.
*mencek judul-judul bernada minor di koleksi Music classic*
jadi ingat sama penelitian yang dilakukan oleh Masaru Emoto, tentang Message of water
Ando-kun said
Wah, untung saya suka Tokyo Jihen karena saya suka musiknya.
Kalau pun saya membenci diri sendiri, rasanya sulit untuk turut membenci Tokyo Jihen
*bawa-bawa sifat narsis dalam bermusik. ternyata saya lebih cinta musik daripada diri sendiri….bahaya…..bahaya.*
Snowie said
Lebih cinta musik dari diri sendiri? Hmmmmm……
*ngelus-ngelus dagu*
Jadi bakal rela mengorbankan diri sendiri demi musik ya….
Buya Alex© said
Lirik, nada dan soul dari musik itu …
Kalo cocok dan saling menjelaskan antara lirik dan , saya gak peduli genre-nya apa
grace said
konayuki-remioromen,
Entah kenapa selalu pas di telinga saya dalam momen apapun, jatuh cinta, patah hati, kesepian, pokoknya selalu pas saja rasanya.. apa yaaa..paduan lirik dan musiknya, mungkin seperti mas alex bilang..^^
Snowie said
:: Buya Alex©
Hmmmm, benar juga. Sepertinya emang banyak orang menyukai sebuah lagu dengan alasan ini deh
_______________
:: Grace
Kalo konayuki, entah kenapa saya kalo denger lagunya suka jadi sedih sendiri tanpa alasan yang jelas. Mungkin seperti yang di sebutkan oleh Mas Catshade di atas, karena ada unsur intrinsik nada minor
BTW, saya bikin percobaan dengan mendegarkan Musik klasik bernada minor secara berurutan, dan untuk sementara ini hasilnya, mood saya makin jelek setelahnya. gak tau apa emang bawaan pribadi atau karena unsur nada minor tadi
BTW, kalo jatuh cinta, mungkin saya bakal niruin lagunya Hijau daun yang berjudul Suara
Lyric
*MukaRasaTerbakar*
Ando-kun said
@Snowie
Daripada lagunya Hijau daun yang berjudul suara, bagaimana kalau mendengarkan lagunya Suara yang judulnya Moon Phase yang dinyanyikan LIVE
Arm said
poin 2
saya besar di tahun 90an akhir, pas britpop/rock lagi melanda, jadi ya sampe sekarang selera saya kebanyakan yg bergaya brit
poin 5
kadang2 emang sebuah lagu kedengeran bagus di suasana yg tepat
poin 6
sering si jadi suka OST gara2 suka anime/film-nya, meskipun tidak menjamin OST bagus –> cerita oke
Snowie said
:: Ando-kun
Anoo….kikimashita yo. Demo, kotoba ga takusan wakaranai
dakara, wakarimasen. Then, can’t find the lyric either
BTW, Uta ga suki desu.
_______________________
:: Arm
Ah, senangnya ada yang cocok dengan kriteria di atas.
rifu said
hmmm, bagaimana kalo, orang yang anda suka, suka sama lagu itu?
Snowie said
orang yang saya suka?
tapi biasanya, kalo kita menyukai seseorang, kita juga bakal menyukai kesukaannya.
tapi untuk musik, itu juga tergantung selera musik masing-masing. sama atau tidak dengan orang yang disukai.
Ada dua kemungkinan:
yang pertama
Misal, saya menyukai seseorang, dan orang itu menyukai sebuah lagu, bila pada awalnya kita memang sudah menyukai lagu itu lalu mengetahui kalo orang yang kita suka juga suka lagu yang sama, berkemungkinan menyebabkan kita makin menyukai lagu tersebut.
Membayangkan mendengarkan musik yang sama dengan orang yang disukai, itu sangat menyenangkan…
yang kedua
kalo awalnya kita nggak tahu lagu itu, dan saat mendegarnya juga nggak begitu suka, tapi karena kita tahu kalo itu lagu kesukaan orang yang disukai, maka paling reaksinya,
berhenti sejenak mendengarkan lagu, sambil berfikir, “inikan lagu kesukaannya dia”
setidaknya, begitulah pendapat saya..
rifu said
inikan lagu kesukaannya dia
hohoho, nostalgic nih sama perasaan ini
rifu said
ini intended typingnya