Archive for March, 2009

Matahari Mengelilingi Bumi

Jumat kemaren, saya nungguin anak-anak cowok selesai sholat Jum’at.

Jadi sambil nunggu, saya memilih duduk di dekat emperan buku yang berada di sekitaran halaman Mesjid itu juga. Karena anak-anak yang cewek juga ikut, beberapa di antaranya ikut memilih posisi duduk di dekat saya.

Waktu itu saya masih sibuk sendiri sama henpon ketika mendengar salah seorang di antara mereka mengucapkan kalimat “MATAHARI MENGELILINGI BUMI”. Kontan telinga saya berdiri mendengarnya. Di tengah-tengah keheranan dan keterkejutan itu, dengan dahi berkerut, saya nyeletuk “Dapat dari mana kalimat itu?”

“Itu, Ranti baca buku itu” katanya polos. Hahahaha… anak SD kelas satu. Anda tahu pembaca, kelebihan mereka adalah suka membaca dengan keras dalam usaha untuk meningkatkan kemampuannya membaca. Dan Kebisaaan itu kali ini cukup berarti. setidaknya bagi saya :mrgreen:

Mendengar itu, langsung saja saya perhatikan buku tersebut dan melupakan kalo henpon sedang status onging di network (waktu itu saya lagi berada di tulisan Mas Gentole), dan sanking penasarannya, saya ambil bukunya dan mulai membaca di bagian dalam. Dimulai dari daftar isi.

Sedikit tentang buku tersebut

Judul: Matahari Mengelilingi Bumi. Edisi Revisi
Pengarang: Ahmad sabiq bin Abdullathif abu yusuf
PEnerbit : pustaka Al-Furqan
Tahun terbit : 1427 H
Harga : Rp 27.000 (kalo nggak salah)

Nah, dari balik-balik buku tersebut, saya sedikit banyak ingin menyampaikan pendapat di antaranya:

1. Nggak heran para pengikut aliran atas nama Islam tertentu begitu getolnya mempertahankan pendapat matahari mengelilingi bumi. Saya pikir itu cerita basi hanya ada di jaman Galileo, tapi ternyata memang MASIH ADA YANG PERCAYA DAN MENGGANGGAP ITU BENAR. Ya Allah, benarkah saya hidup di jaman milenium sekarang?

Alasannya:
- Metode penulisan adalah persuasif.
- Bawa-bawa Ayat Al-Quran dan Hadist lagi.
- Gak tanggung-tanggung, pake kalimat menyakinkan segala, bahwa kalo kita nggak percaya dengan apa yang dijabarkannya berarti telah menolak Al-quran yang berarti juga menolak kehendak Allah. Sementara dia nggak ngasih alasan yang kuat selain kata Allah, Al-Quran, dan Hadist.

Ih, sumpah beneran, saya sakit kepala setelah membacanya. Waktu membaca saya udah ketawa-ketawa aneh kayak orang gila.

2. Ternyata ada baiknya kita meragamkan jenis bacaan. Dan bagi saya Tulisan Pak Agus Mustafa masih cukup bisa menyeimbangkan. Walaupun ada yang mengatakan bahwa fisika beliau juga ngawur. Saya kuatir,—- seandainya saya nggak cukup banyak baca fisika dan agama sebelum ini dan juga memiliki pemikiran sendiri soal ayat-ayat yang dikutip,—- bisa-bisa saya mengamini apa yang tertulis dalam buku itu.

3. Ada bagusnya kita selektif dengan apa yang kita baca, sedikit banyaknya apa yang kita baca itu mempengaruhi cara berfikir kita. Apalagi jika sang penulis piawai dalam memasukkan trik psikologis dalam tulisannya. Dan Anda tahu, menyebut nama Allah, ayat Al-Quran dan hadist dari perawi yang terkenal shahih, adalah cara paling ampuh untuk mempengaruhi “pikiran” seorang muslim. Apalagi yang ilmunya dangkal kayak saya :? (saya bahkan sedang mempraktekkan teori konspirasi disini)

4. Juga tidak heran kalo para fundies-fundies itu begitu paranoid dan selalu menganggap apaun yang ada hubungannya dengan barat adalah teori konspirasi.
(IMO buku itu benar-benar INGIN membuat sang pembaca berfikir bahwa BARAT itu pencipta kebohongan dan sumber segala ilmu sesat)

5. Akhir kata, percuma berdebat dengan mereka. Wajar aja, karena dari awal sudah tertanam di benak mereka (para pengikut aliran tsb) bahwa APAPUN dan SEKECIL APAPUN kalo ada hubungannya dengan DUNIA BARAT adalah SALAH! PASTI SALAH.

Kesimpulan

Memang parah kalo menginterpretasikan ayat Al-Quran soal science berdasarkan kemampuan berfikir pribadi tanpa adanya penelitian, pembuktian dan didukung bukti-bukti yang otentik dan teruji. Saya menyukai science yang menunjukkan ke Agung-an Allah. Lah, tapi Kalo Ke Agung-an Allah di salah pahami karena nggak ngerti science hanya karena science itu berkembang di kalangan gereja dunia Barat sehingga akhirnya malah menunjukkan bahwa Islam itu bego’ dan tidak mau menerima kebenaran, itu KETERLALUAN namanya.

Saya mulai berfikir cara mereka. Yakni yang begitu halal darahnya. Karena kalo dibiarkan bisa menyesatkan umat….. dan pada akhirnya terjadilah bunuh-membunuh karena kebodohan. Siyal!

BTW, apasih ruginya membiarkan mereka berfikir seperti itu. Toh, kenyataan tidak akan berubah biar di tolak sebagaimanapun.

Sang penulis adalah kaum Salafi. Karena setelah di lihat-lihat lagi, buku-buku yang lain juga bermuatan salafi.

Jangan-jangan itu juga cara dakwah mereka. Secara banyak juga loh jemaah yang singgah untuk lihat-lihat buku di sana sambil menunngu khatib naik mimbar. (konspirasi kedua di tulisan ini)

Comments (13)

Believer

Akhwat itu munafik! Sok suci. Padahal suka, tapi bilang enggak. mending kayak kami, suka ya bilang suka. nggak d tutup-tutupi pake dalil agama segala. Pacaran haram lah. inilah itulah….Munafik!

Bukan begitu, nggak pas. Itu namanya menjaga hati. Menolak pacaran bukan berarti tidak menyukai sama sekali.

Sama aja…. itu munafik.

Itu berbeda. Tolong dong dibedakan Istilah Pacaran dengan menyukai. Sekarang aku tanya, pernah nggak kamu setidaknya pegangan tangan sama pacar mu :cool:
Bo’ong banget kalo kamu bilang enggak.
Beda saat kamu sebatas menyukai, kamu hanya merasakannya di hatimu. Sejauh kamu bisa jaga hati dan sikap, tak sedikitpun kamu sentuhan fisik dengan orang yang kamu sukai itu, apa lagi sampai melakukan hal-hal yang dilarang agama.

huh, trus nanti gemana jadinya….

Macam-macam. tergantung pribadi juga sih.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kak, apa benar belum punya pacar?

Iya. memangnya ada apa?

Masa sih?

beneran.

Yang deket?

nggak juga.

lah itu, kak Diki….

Ya ampyun, Ide dari mana itu :lol:

kalo kak Ilham?

nggak ah.

*Memandang curiga*

*ketawa* apa kamu pikir saya nggak normal? nggak lah, kamu kayak mami aja. normal kok. Nggak pernah pacaran bukan berarti juga nggak suka sama cowok.

jadi, ada orang yang kakak sukai?

hmmmmm….. gemana ya

ayolah…

sulit dikatakan.

ah, kakak payah.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

kamu ini maunya apa sih!?

biasa aja.

lah itu, kenapa ditolak?

nggak cocok aja.

Apa kamu nggak takut. Kalo terlalu pemilih, nanti susah loh….

Aku bukannya milih, tapi dari awal aku udah ngerasa nggak bisa hidup dengan dia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dia patah hati tuh dan itu gara-gara kamu.

Aku? mana mungkin, aku nggak pernah menolak siapapun kok.

Apanya yang nggak nolak, Kamu memang nggak bilang “Tidak” tapi sikapmu menunjukkan itu.

Itu nggak bisa dijadikan alasan. Dia aja yang payah. Kalo dia bertanya, bisa ajakan aku jawab “iya”

Jadi, kamu mau sama dia?

nggak tentu juga, sih

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

sampai kapan kamu mau kayak gini?

Siapa yang mau kayak gini.

lha itu….

Belum jodoh aja kali. Kalo dia jodoh aku, aku yakin dia pasti bisa menghadapi aku. lah ini, belum apa-apa udah nyerah duluan.

ya nggak bisa gitu dong. Adakalanya kalo kamu itu harus ngalah. Lupakan saja mimpimu itu.

Aku nggak akan bisa hidup tanpa mimpi. Lagian aku yakin kok, Allah pasti udah memilihkan seseorang untukku.

Naif

Bagiku keyakinan adalah segalanya…… dan aku hanya mengikuti apa yang aku yakini. aku tahu, pilihan ini nggak mudah, tapi ini adalah jalan yang aku pilih. Tentu saja, nggak jarang keadaan ku turun naik dalam prosesnya. Tapi, Allah maha pengasih, yang akan mengasihi hamba yang menaruh harapan pada-Nya. Kalo tidak pada Allah, pada siapa lagi aku bisa berharap? Lebih dari itu, keyakinan ini bukan tanpa alsan. Sebuah hadist Qudsi yang mengatakan:
“Allah mengikuti prasangkaan hamba-Nya” dan tentu saja, aku berprasangka yang baik terhadap-Nya. :)

Bagaimana kalo kamu ternyata salah?

Sudah resiko. Tapi, aku tidak mau memikirkan hal-hal yang negatif saat ini. Berfikir positif itu lebih menggembirakan. Bukankah hidup ini cuma soal bagaimana bisa bahagia. Iya toh? Dan ini salah satu caraku untuk berusaha mendapatkan kebahagiaan itu.
Satu lagi, kalo kamu memang perduli, bantu aku dengan doa ya?

Comments (21)

Ini foto snowie

Manis kan dia :mrgreen:

Masalah kenapa posisinya gitu,

For God Shake, please don’t ask :twisted:

:: Update

Personal Information

Complete name : Snowbell
Nick name : Snowie
Sex : Male
Place of birth : Pariaman -SUMBAR
Date of birth : July 26th, 2007
Parents
Father : Tommy black
Mother : Lily
Hobby : Sleep
Favorite human : Must be me! *smug*
Favorite place
of the house : Doormat in front of my bedroom
Characters : Overhigh vigilant (due to childhood traumatic, perhaps, because he almost be eaten by male cat from outsider when his parents was not around), a little bit naughty and peculiar, noisy –especially in the eat-time, cunning, but put all of it in positive way.
In a nutshell, he is CUTE! Hey, it’s just a cat.
Hate if : Look for a bath. Last time, he made my hand full of scratching scar.

Comments (20)

Interpersonal Communication Chain

Bagi para cewek, bagaimana perasaan anda saat mengetahui seseorang (yang bahkan TIDAK pernah bicara dengan anda sebelumnya walau anda cukup tau dengan orang tersebut karena satu jurusan namun beda angkatan) ternyata telah membicarakan perihal anda dengan ayah anda? bukan hal yang khusus, hanya membahas bebererapa pendapat anda tentang sesuatu, bagaimana?

Sehabis ngajar, masih di tempat kerja. (Kamis)

(pembukaan mengkonfirmasikan bahwa si cewek memang orang yang dimaksud)

seseorang itu    : “kak, kemaren saya ada ngobrol sama ayah kakak…”
si cewwek     : “hah!? bicara apa?”
seseorang itu    : “bicara soal bla-bla….”
si cewek      : ” hmmmmm………..”

(obrolan terus berlanjut)
_____________

di rumah

si cewek  : “Ayah, kenal sama ’seseorang’?”
sang ayah : “memangnya ada apa?”
si cewek  : “cerita apa aja sama dia?”
sang ayah : “Ayah nggak ada menceritakan soal pribadi kamu sama dia”
si cewek  : “tapi, dia kok tahu kalo saya bla bla bla…

______________

keesokan siangnya (Jum’at)

seseorang : “kakak cerita ya kalo aku cerita soal yang kemaren?”
si cewek  : “iya. cuma mau konfirmasi aja”

______________

besoknya lagi (Sabtu siang)

si cewek  : “Yah, ayah bilang ya kalo saya nanya ke ayah soal yang kemaren?”
sang ayah : “iya….”
si cewek  : “kok dibilangin sih….????”
“jangan-jangan nanti dibilangin lagi ke dia kalo saya nanya lagi soal ini…”

______________

selesai.

well, Bagaimana menurut anda?

Comments (6)

Just Fight for That

Hampir aja saya meragukan ucapan salah satu trainer favorit saya yang bernama Arlin teguh. Di salah satu sesi talk show-nya dia mengatakan bahwa sebenarnya perasaan mencintai itu bisa ‘diatur’. Ia menganologikan prosesnya dengan proses penyakit.

Anologinya begini1, saat kita akan demam flu, tubuh kita akan merasakan gejala-gejalanya. Misalnya badan terasa pegal-pegal, kepala pusing, bawaannya pengen tidur, lemas, mulai sering bersin-bersin, dan suhu badan sedikit naik. kalau gejala ini diikuti maka selanjutnya kita akan benar-benar demam flu dan akan sulit bangkit dari tempat tidur, lalu  kebanyakan dari kita akhirnya menyerah pada obat-obatan, baik herbal maupun resep dokter. . . . tapi, kalo gejala ini dilawan, maka akan ada kemungkinan kita NGGAK akan jadi demam. :)

Contoh perlawanan terhadap gejala sakit tersebut bisa dengan melakukan olah raga saat kita merasa tubuh lemas dan berat. Atau melakukan kegiatan yang menimbulkan semangat dalam diri dan kalau perlu yang menimbulkan keringat. hal-hal yang bersifat emosional positif juga bisa. Tertawa misalnya……

…begitu juga dengan perasaan cinta. walaupun setiap orang memiliki gejala masing-masing dalam proses jatuh cinta, juga alasan masing-masing, tapi mereka punya kesamaan. diantaranya:

  • mulai memperhatikan sang calon.
  • sering membawa orang tersebut di setiap keadaan dan pembicaraan.
  • mulai memikirkan orang tersebut.

Kalo keadaan ini diikuti, maka akhirnya seseorang tersebut akan jatuh cinta pada orang yang dimaksud. Tapi, kalo gejala ini di hentikan, bisa jadi kita NGGAK JADI JATUH CINTA.

BTW, sebenarnya talk show beliau bukan bertujuan mengajarkan bagai mana agar TIDAK JATUH cinta sih, :cool: malah sebaliknya mengajarkan cara untuk MEMPERTAHANKAN perasaan CINTA kita terhadap seseorang.

Tapi untuk tujuan penulisan kali ini, saya mengemukakan kebalikannya. Mohon dimaklumi :mrgreen:

::::::

Nah, apakah sekarang ada yang mulai bertanya tentang hal yang saya ragukan dari penjelasan diatas?

Baiklah, sebenarnya saya meragukan yang pertama. yaitu usaha melawan demam flu. Seperti yang saudara-saudara sekalian ketahui (halah gayanya :P ) seminggu yang lalu saya mengeluhkan tentang keadaan saya yang nggak fit (padahal rasanya saya sudah cukup makan dan minum susu2 >_<).

Nggak lama setelah mempublish tulisan tersebut, saya kembali meneruskan pekerjaan saya. Beruntung pekerjaan tersebut memfasilitasi pergerakan dan pemompaan semangat serta emosi positif.

Jadi walau sedikit pusing dan suhu tubuh diatas normal, saya memaksa diri untuk aktif dan melakukan gerakan-gerakan untuk menirukan topik. Dan benar saja, selesai dengan pekerjaan, saya jadi merasa sedikit baikan.

Walupun demikian,  itu nggak berarti saya benar-benar sudah sehat. oleh karenanya, keesokan paginya, saya putuskan untuk olah raga, karena menyurut seorang teman, sepertinya saya kurang olah raga maka gampang sakit begitu. Nasehat tersebut saya pertimbangkan. So,  setelah menjalani oleh raga teratur, kondisi badan rada segeran dan alhamdulillah saya nggak jadi demam beneran.  Yah, setidaknya sampai tulisan ini publish :mrgreen:

Pesan moral no. 1:

Kalo rasanya asupan gizi sudah mencukupi, tapi masih memiliki kondisi tubuh yang lemah, ada kemungkinan itu karena anda kurang olah raga.

trus, bukannya teorinya bener?

Benar pada akhirnya. Tapi pada awalnya saya benar-benar meragukannya. Habis setelah 2 hari belum ada perubahan signifikan sih :P yah, mungkin itu karena saat itu bawaannya terburu-buru pengen cepat normal lagi. :P

Pesan moral no. 2:

walaupun belum terlihat hasilnya, terhadap suatu tujuan yang dianggap baik, maka jangan pernah menyerah melakukannya.

__________________

:: Note

1 Dengan sedikit modifikasi.

2 Sesuai dengan petunjuk iklan, saat anda berumur 19 keatas, maka gantilah susu anda dengan yang berkalsium tinggi dengan tetap mengandung cukup vitamin. Tapi entah kenapa saya merasa lebih cocok dengan susu Dancow dari pada Hi-Lo active.

ANW, saya sekarang sedang nyoba Hi-Lo rasa kopi, :P tapi belum berani nyobain rasa teh hijau-nya >_< (nggak penting banget deh :P )

Comments (6)